Posted by : Unknown
Selasa, 30 September 2014
Cara
Mencuci Tangan yang Baik dan Benar : Kenapa, Kapan & Bagaimana
Tahukah anda? Paling tidak 80% dari
penyakit menular itu ditularkan melalui sentuhan. Badan penelitian CDC, Center
for Disease Control and Prevention, melaporkan 49.000 orang meninggal
disebabkan oleh flu atau tiap tahunnya flu-like disease dan
5.000 orang lagi meninggal karena penyakit menular melalui makanan.
Dari fakta dan data diatas dapat
disimpulkan bahwa proteksi dan pencegahan terbaik adalah dengan mencuci tangan
secara benar dan tepat. Sering mencuci tangan bukan berarti anda sudah
melakukannya dengan benar. Jadi bagaimana sih sebenarnya mencuci tangan
yang benar itu? Kapan, Kenapa dan Bagaimana? Yuk, kita telusuri lebih dalam.1
KENAPA
kita harus mencuci tangan kita secara baik dan benar?
Pada umumnya flu dan pilek yang
disebabkan oleh virus, tersebar melalui kontak secara langsung. Seseorang yang
menderita flu apabila bersin dan menutup dengan kedua tangan lalu menyentuh
telepon, keyboard ataupun gelas minuman. Kuman tersebut dapat menetap
dan hidup beberapa jam di benda yang disentuh tersebut sampai menyebar ke orang
lain. Oleh karena itu, peranan cuci tangan untuk pencegahan dan penyebaran
penyakit itu sangatlah penting.4
“Cuci tangan masih merupakan cara
terbaik untuk mencegah flu dan infeksi pernafasan yang ditularkan dari tangan
ke mulut atau kontak melalui tangan ke hidung/mata”, kata dr. Samuel N. Grief,
direktur medis Rumah Sakit di Universitas Illinois, Chicago.1
Sebelum
tahu CARA cuci tangan yang baik, Anda harus tahu KAPAN saja saat yang tepat
untuk mencuci tangan?
Ketahui kapan dan aktifitas apa saja
yang penting dan tepat bagi kita untuk melakukan cuci tangan : 1,3
- Sebelum & setelah menyiapkan makanan, terutama apabila bahan makanannya mentah (ikan atau daging mentah)
- Sebelum makan
- Setelah mengganti popok anak
- Setelah bersin, batuk atau meniup hidung
- Setelah menggunakan toilet
- Sebelum dan setelah memakai lensa kontak
- Setelah menyentuh binatang atau kotorannya
- Setelah menyentuh sampah
- Sebelum dan setelah mengobati luka
- Sebelum dan sesudah menyentuh orang yang sakit atau terluka
Kalau sudah tahu kapan saja kita
harus mencuci tangan, kita harus tahu bagaimana mencuci tangan yang baik dan
benar agar bisa mencegah penyakit melalui kegiatan cuci tangan.
Ketahuilah
BAGAIMANA langkah dan cara cuci tangan yang baik dan optimal! 2
Center for Disease Control and
Prevention (CDC) merekomendasikan 5 langkah
melakukan cuci tangan yang baik dan optimal, yaitu:
- Basuh tangan Anda dengan air yang bersih, kalau bisa yang hangat, menggunakan sabun
- Gosok kedua tangan dan pastikan semua permukaan tangan terbasuh dengan air dan sabun
- Gosokkan tangan dengan sabun selama 15 – 20 detik, atau setara dengan anda menggumamkan lagu “happy birthday“ dua kali dalam hati.
- Basuh keseluruhan tangan Anda di bawah air yang mengalir untuk memastikan kuman terbuang bersama dengan aliran air.
- Gunakan tisu toilet atau hand dryer (pengering tangan otomatis) untuk mengeringkan tangan.
- Sanitizer alkohol dapat digunakan sebagai pengganti cuci tangan ketika air dan sabun tidak tersedia.
Penelitian terbaru dari universitas
Chicago menunjukkan, bahwa air dan sabun adalah yang paling efektif dalam
menghilangkan virus influenza dari tangan. Alkohol sanitizer adalah pilihan
kedua yang paling efektif setelah air dan sabun.
Anda
juga harus tahu cara menggunakan cairan alkohol pembersih tangan!
Salah penggunaan cairan alkohol
pembersih tangan akan menyebabkan virus influenza tidak terbunuh dengan baik.
Nah, cara menggunakan cairan alkohol pembersih tangan yang baik dan benar adalah
dengan membasuh kedua tangan dengan cairan alkohol dan menggosokkan kedua
tangannya. Lalu pastikan semua permukaan terlumuri dan teruskan menggosokkan
tangan hingga tangan kering.
Jadi ternyata dengan meluangkan
waktu satu menit untuk mencuci tangan, Anda bisa mencegah penderitaan selama
berminggu-minggu karena penyakit flu dan pilek. Semua ini pun Anda yang
menentukan pilihan.
Yuk cuci tanganlah yang baik dan
benar untuk pencegahan penyakit yang optimal!

